Blog Sebelah

Ikon

Salin Artikel Tanpa Filter

Al-Qaeda dan Gedung Putih Satu Suara

Penggulingan rezim di negara-negara Arab adalah agenda bersama antara Amerika, Arab Saudi dan Al-Qaeda.

Mereka bersandiwara di depan umum untuk menipu public. Arab Saudi, dengan ajaran Salafi Wahhabinya mencitrakan anti-Amerika di permukaan. Padahal Arab Saudi dan Amerika Serikat adalah sahabat karib. Tak pernah Amerika menyakiti sahabat karibnya itu.

Al-Qaeda dengan neo-Khawarijnya yang mereka sebut Salafi Jihadi, mencitrakan bahwa merekalah pengusung ajaran Islam sejati, mujahid pembela Islam dan Muslimin. Dengan gagahnya mereka dikabarkan telah menghantam WTC 10 tahun lalu. Tapi hanya 5 Yahudi yang mereka bunuh. Sisanya adalah ribuan kaum Muslimin dan Kristian.

Sejak saat itu Gedung Putih menyatakan perang melawan ‘terrorist’. Tetapi siapa yang mereka sebut ‘terrorist’? Ummat Islam?

Ketahuilah, terrorist sesungguhnya adalah Amerika dan sekutunya, termasuk Arab Saudi, Al-Qaeda dan Israel.

Mulailah mereka membombardir Afghanistan dan Iraq. Siapa korbannya? Jutaan kaum Muslimin. Dalam rangka apa semua ini? Mengeliminasi Saddam Hussein yang merupakan pesaing George W. Bush sebagai Masonic tingkat 33.

Siapa yang mensukseskan legalisasi perang ini? Al-Qaeda sang provokator. Al-Qaeda hanyalah kelompok yang disusupkan Amerika Serikat untuk menjadi provokator di barisan kaum Muslimin. Dia hanya untuk keperluan dan kepentingan Amerika dan sekutu-sekutunya.

Para pemimpin Al-Qaeda hanyalah agen-agen CIA hina yang dibayar Amerika untuk kepentingan kaum kafir.

Osama belumlah mati. Dia hanya pensiun. Mungkin sekarang ia tengah menikmati cahaya matahari di pantai Hawaii dengan wajah barunya.

Lalu Osama diganti oleh agen CIA lainnya, Ayman az-Zawahiri. Ayman berkata bahwa Shubuh Kemenangan telah dekat dengan tumbangnya rezim di Mesir, Tunisia, dan Libya. Betapa senangnya Ayman, seperti senangnya Gedung Putih sebagaimana diutarakan Hillary Clinton ketika Hosni Mubarak berhasil ditumbangkan.

Ketahuilah, mereka satu suara. Mereka adalah terrorist sesungguhnya.

Kemudian, Anda perlu memahami bahwa kami bukannya mendukung pemimpin tiran. Tetapi Anda harus memahami bahwa pemimpin-pemimpin itu digulingkan bukan karena zhalim. Tetapi karena Amerika dan para Masonic sudah tidak membutuhkan mereka lagi, atau para Masonic menganggap bahwa mereka sudah sulit diatur. Masonic ingin pemimpin baru yang lebih kooperatif. Itu pula yang terjadi di Indonesia pada Mei 1998.

Filed under: Islam Garis Keras

3 Responses

  1. Hadi Mulyono mengatakan:

    analisa goblok………..

  2. Yogi Marsahala mengatakan:

    analisanya perlu dipertajam dengan data yang lebih banyak, kunjungan balik ya ke blog saya myfamilylifestyle.blogspot.com

  3. mashadi mengatakan:

    ada calon doktor juga menganalisa seperti itu, tapi mesti perlu tabayyun lagi…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2011
M S S R K J S
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Arsip

%d blogger menyukai ini: